Bagaimana perasaan seorang anak yang
sengaja dikucilkan atau ditolak teman sepermainannya? Apalagi penyisihan anak
itu dibarengi dengan kata-kata yang menyakitkan hati atau bersifat memojokkan
anak. Anak pun menjadi sangat tertekan dan terasing sendirian di tengah-tengah
keriuhan teman-temannya. Betapa menderitanya anak yang disisihkan kelompok
bermainnya ini. Ada kalanya tak jarang seorang anak enggan bercerita tentang
bagaimana dirinya dikucilkan oleh teman-temannya itu. Ironinya, perselisihan
yang terjadi antara anak-anak sering dianggap lumrah dan remeh oleh para orang
tua. Kemudian orang tua menganggap masalah perselisihan itu akan menghilang
dengan sendirinya seiring dengan waktu dan dinamika kelompoknya. Padahal,
penolakan atau pengucilan terhadap anak oleh teman sepermainannya yang acap
kali melanda anak dapat berakibat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan
mental si anak.
Home / All post
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
Diberdayakan oleh Blogger.